By Admin  Article Published 01 June 2014
 

 

 


Membersihkan kolong mobil daapat diibaratkan dengan menyikat gigi. Jika tidak rutin dilakukan, kerusakan yang muncul bisa makin parah sejalan dengan waktu. Sayangnya banyak pemilik mobil yang hanya mencuci bodi, sementara bagian kolongnya terlewatkan.

Padahal kolong mobil menghadapi serangan kerikil yang terlontar dari ban. Lontaran kerikil yang menghujani kolong mobil ini dapat merobek lapisan pelindung karat, dan menyebabkan pelat besi terpapar langsung ke udara. Belum lagi jika kolong mobil pernah berbenturan dengan polisi tidur atau halangan lain.

Kolong sering menjadi bagian yang terlupakan Kotoran berpotensi menyebabkan karat

 

Hal ini berpoo­tensi memunculkan karat. Dan ketika sudah muncul, maka karat akan menyebar hingga area lain termasuk yang sudah diberi proo­teksi antikarat.

Bagian kolong mobil juga kerap terkena kotoran seperti sampah plastik, kertas, pasir, lumpur, kerikil, garam, grease maupun kotoran lain yang menempel atau terselip di bawah mobil lalu menumpuk. Terlebih di musim hujan seperti saat ini. Jika dibiarkan hal itu dapat menyebabkan kerusakan lebih parah.

Membersihkan koo­loo­ng moo­bil secara rutin merupakan langkah preventif agar mobil terbebas dari masalah. Upayakan mencuci kolong mobil minimal satu kali seminggu, atau lebih cepat jika bagian ini sudah tampak kotor.

Bila hendak melakukannya sendiri, Anda dapat menggunakan beberapa peralatan seperti spons, dan sikat dengan tangkai panjang untuk menjangkau bagian bawah mobil. Manfaatkan nosel slang air yang dapat mengatur fokus dan tekanan air. Akan lebih baik jika Anda melengkapi diri dengan semproo­tan air bertekanan.

Untuk memudahkan pekerjaan, dongkrak mobil, lepas keempat ban, dan tahan dengan jack stand. Dengan begini, area yang bisa dijangkau juga lebih luas. Ada beberapa bagian di kolong yang menjadi tempat menumpuknya kotoran, seperti ruang sepatbor, lengan ayun, as roda, muffler dan pipa knalpot, dan komponen suspensi. Selain itu, perhatikan juga sisi dalam bumper depan dan belakang.

Langkah awal adalah menyemprotkan air bertekanan ke beberapa area tadi. Semprotan air ini dapat merontokkan kotoran seeperti sampah, pasir, lumpur, hingga kerikil. Jika Anda mendapati masih ada kotoran yang menempel, gunakan sikat untuk merontokannya. Tapi jangan menekan sikat terlalu kuat karena dapat menggerus lapisan antikarat, dan meerusak komponen karet di kolong mobil.

Untuk komponen karet atau yang memiliki penampang lebar seperti lengan ayun, muffler, dan as roda, Anda dapat menggunakan spons yang telah diberi cairan pembersih seperti sampo. Setelah aplikasi cairan pembersih, biarkan sekitar 5 menit agar cairan pembersih bekerja, dan selanjutnya siram dengan air.

Semprotkan air bertekanan untuk membersihkan  Banyak kotoran yang tersembunyi di bagian ini

Spons dan cairan pembersih juga bisa digunakan untuk sokbreker, dan bagian dalam bumper. Sementara untuk membersihkan per spiral, sebaiknya Anda manfaatkan sikat yang dapat menjangkau celah per.

Ketika menjumpai lapissan grease atau oo­li yang membandel, Anda dapat meemanfaatkan Oil & Grease Cleaner, atau cairan pembersih berjenis spray yang aman bagi karet, plastik, dan cat, seperti Multi Room Cleaner dari Sooft99.

Nah, dengan menjaga kolong tetap bersih, tampilan pun terjaga, dan mobil mampu bertahan dari serangan karat. Selain itu kebersihan kolong membuat Anda lebih mudah melihat, dan mendiagnosis jika ada kebocoran cairan atau kerusakan lain.



Manfaatkan nosel slang untuk mengatur fokus semprotan
 
Untuk memudahkan pekerjaan, sebaiknya mobil diangkat atau didongkrak Ruang sepatbor mesti disemprot juga
 


Related Article