By Admin  Article Published 10 May 2014
 

 
Simpel saja, atas nama keselamatan selama berkendara. Apalagi di kawasan Skandinavia yang memiliki iklim sub-tropis dengan dominasi suhu dingin membuat pemandangan sepanjang jalan kerap dilingkupi kabut. Serta amat silau bila musim panas dan salju tebal di musim dingin.

Sejalan dengan perkembangan zaman, ternyata konstruksi dan rencana tata ruang kota diselimuti gedung-gedung tinggi. Tak ayal, kota modern berubah menjadi rimba gedung beton. Kondisi itu menjadikan cahaya matahari terhalang dan membuat benda-benda jadi sulit dipandang mata.

Alhasil, kondisi lalu lintas di bawah gedung tinggi membuat tingkat cahaya menjadi rendah yang membuat panca indera kurang maksimal melihat benda bergerak.

Dapat terjadi pengendara dari arah berlawanan tidak bisa membedakan apakah mobil di depannya dalam keadaan diam atau bergerak. Salah-salah bila daya pandang minim mengakibatkan kecelakaan akibat menurunnya kemampuan penglihatan di siang hari.

Selain itu fungsi menyalakan lampu utama adalah juga sebagai alat untuk berkomunikasi. Baik dengan pengguna jalan lain maupun dengan pejalan kaki. Sehingga keberadaan tiap kendaraan lebih mudah diketahui.

Begitu pula di rute luar kota yang dilingkupi pepohonan nan rimbun di kedua sisi jalan membuat visibilitas juga menurun. Lebatnya pohon membuat sinar matahari terhalang yang membuat mata harus berusaha keras melihat laju mobil dari arah berlawanan.

Makanya dengan penggunaan lampu, masalah itu bisa diatasi. Di wilayah Skandinavia, seperti Denmark, Swedia dan Norwegia, menyalakan lampu mobil di siang hari telah diberlakukan sejak era 1970.

Umur lampu lebih pendek?
Pemakaian lampu mobil di siang hari secara usia pakai memang mencuatkan silang argumen. Katanya, usia bohlam akan lebih pendek dan lebih cepat harus diganti.

Lalu apa solusinya agar aplikasi lampu di siang hari bisa tetap dijalankan dengan usia pemakaian sama dengan penggunaan lampu mobil hanya di malam hari.

Di Eropa, ternyata sudah mahfum benar bila regulasi menyalakan lampu di siang hari akan digulirkan. Beberapa produsen sudah mengaplikasikan material lampu dan bohlam yang bisa dipakai baik untuk kala siang dan malam hari.

Dengan kata lain, konsumen tak perlu repot memikirkan berapa lama usia pakai lampu. Lalu bagaimana dengan mobil lawas dengan lampu yang masih konvensional? Tak perlu khawatir, toh aplikasi lampu untuk siang hari ini tidak menuntut teknologi canggih.

Untuk mengatasinya bisa menggunakan produk bohlam dengan kualitas yang cukup baik untuk pemakaian siang dan malam hari. Beberapa produsen bohlam otomotif, di antaranya OSRAM sudah menyediakan line-up bohlam untuk pemakaian lampu di siang hari.

Meski untuk pasar Tanah Air produk ini belum dipasarkan, tapi di pasar Eropa, dengan adanya peraturan untuk menyalakan lampu di siang hari, sudah ditanggapi positif produsen lampu.

Jadi tak perlu repot dan pusing lagi terkait dengan rentang waktu penggantian bohlam jadi lebih pendek.

Keuntungan aplikasi lampu di siang hari

- Visibilitas lebih baik di kondisi lansekap yang monoton karena tingkat kontras lebih tinggi.

- Posisi kendaraan saat mendekat bisa diperkirakan lebih akurat.

- Pergerakan mobil bisa mudah dikenali.

- Adanya perbedaan jelas antara mobil bergerak atau diam.

- Keberadaan mobil dapat dengan cepat dikenali oleh pengguna jalan yang lain. Terutama di kondisi cahaya minim seperti, saat mendung, blind spot di lingkup gedung tinggi dan juga di bawah pepohonan lebat.


Related Article