News Published 13 April 2014
 
 

Sindonews.com - Hanya dalam hitungan jam, tiga korban melaporkan peristiwa pencurian yang menggunakan modus kempes ban. Akibat aksi tersebut, kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
 
Peristiwa pencurian tersebut terjadi sekira pukul 07.00 WIB, Jumat (22/11/2013) pagi. Ketiga korban adalah Lilik yang dirampas di Jalan Kartini. Korban kedua, Rena di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) dan Morin di Jalan Juanda.

“Kejadiannya pukul 07.00 WIB. Ketika itu saya mau berangkat kerja. Saat itu saya sedang berada di jalan fly over Arif Rahman Hakim. Lantas ada dua sepeda motor yang mepet mobil saya. Mereka mengatakan jika ban mobil saya kempes,” kata Rena, salah satu korban, Jumat (22/11/2013).
 
Dikatakan dia, pelaku diperkirakan lebih dari dua orang. “Yang saya lihat satu pakai jaket warna putih dan helm warna warna merah. Mereka langsung lari ke arah Jakarta. Setelah dijambret saya langsung inisiatif lapor ke Polresta Depok,” kata guru SMK Izzata itu.
 
Pencuri berhasil menggasak uang Rp6 juta, dokumen-dokumen penting yang berada di dalam mobil. 

Tak hanya Rena, korban lain yakni Lilik dan Morin juga mengalami hal yang serupa. “Enggak curiga ketika diberi tahu ban kempes,” akunya.
 
Saat melaporkan ke polisi, Rena bertemu dengan korban lain yang juga sedang melapor. Modus seperti ini sudah sering terjadi. Belakangan memang kasusnya mulai hilang, dan baru hari ini terjadi lagi.

Ketiga korban langsung melaporkan kehilangan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polresta Depok. Untuk korban Rena barang yang hilang meliputi uang senilai Rp6 juta dan dokumen-dokumen penting.
Sedangkan untuk korban Morin benda yang hilang adalah Samsung Tab dan uang Rp1 juta dan korban lain juga sama kehilangan uang dan dokumen penting.

"Diperkirakan pelaku adalah orang yang sama,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Achmad Kartiko di Mapolresta Depok.
 
Atas kejadian tersebut, dirinya mengimbau agar setiap pengendara harus lebih hati-hati. Khususnya dengan modus yang mengatakan ban kempes.

“Jangan mudah percaya dengan orang asing yang mengatakan jika ban kempes. Serta jangan langsung memberhentikan kendaraan. Semua korban harta bendanya diambil di dalam mobil korban masing-masing,” tambahnya.

 

(ysw)